
Jambore adalah Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk Perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat yang paling ranting sampai tingkat nasional. Bahkan diduniapun diselenggarakan kegiatan serupa yang biasa disebut Jambore Dunia (World Scout Jamboree). Jambore di dunia berkembang ketika diselenggarakan pada Tahun 1920
di Inggris. Mulai dari itu sampai sekarang telah terselenggara 23 kali Jambore Dunia.
Siswa dan siswi SDN Curahpoh 2 juga turut mengikuti kegiatn jambore tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada Tanggal 29 September sampai Tanggal 01 Oktober 2017 dai lapangan Poncogati Kecamatan Curahdami Bondowoso
dalam kegiatan tersebut SDN Curahpoh 2 Mengeluarkan 2 Regu putra dan putri. Regu Mawar dan Regu Kuda Terbang,
Kegiatan menarik bagi anak atau pemuda
Kegiatan menarik di sini dimaksudkan kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan. Karena itu permainan harus mempunyai tujuan dan aturan permainan, jadi bukan kegiatan yang hanya bersifat hiburan saja. Karena itu lebih tepat kita sebut saja kegiatan menarik.
Pengabdian bagi orang dewasa
Bagi orang dewasa kepramukaan bukan lagi permainan, tetapi suatu tugas yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian. Orang dewasa ini mempunyai kewajiban untuk secara sukarela membaktikan dirinya demi suksesnya pencapaian tujuan organisasi.
Alat bagi masyarakat dan organisasi
Kepramukaan merupakan alat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dan juga alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya. Jadi kegiatan kepramukaan yang diberikan sebagai latihan berkala dalam satuan pramuka itu sekedar alat saja, dan bukan tujuan pendidikannya.
TUJUAN PRAMUKA
Gerakan Pramuka bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia dengan tujuan agar;
- Anggotanya menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti dan kuat keyakinan beragamanya.
- Anggotanya menjadi manusia yang tinggi kecerdasan dan keterampilannya.
- Anggotanya menjadi manusia yang kuat dan sehat fisiknya.
- Anggotanya menjadi manusia yang menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia; sehingga menjadi angota masyarakat yang baik dan berguna, yang sanggup dan mampu menyelanggarakan pembangunan bangsa dan negara.

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar