Senin, 30 Oktober 2017

DATA PENDIDIK DAN TENAGA PENDIDIK SDN CURAHPOH 2 CURAHDAMI BONDOWOSO

DATA PENDIDIK DAN TENAGA PENDIDIK SDN CURAHPOH 2
CURAHDAMI BONDOWOSO





KEPALA SEKOLAH

KEPALA SEKOLAH
SUTRISNO, S.Ag
NIP. 196409201985041002

BENDAHARA SEKOLAH
ATININGSIH, S.Pd
NIP.196611301991092001

GURU KELAS
YULIATININGSIH, A.Ma.Pd
NIP.196107241982012008

GURU KELAS 
SULASMINI, A.Ma.Pd
NIP.196402241991032006

GURU KELAS
SUPRAPTI, A.Ma.Pd
NIP.196511061988032006

GURU MAPEL
ACH. NURAHMAD, A.Ma.Pd
NIP.196102161983031012

GURU MAPEL
Dra. AIATUL IZZAH
NIP.196710172006042009

GURU KELAS
WIDA AROMAH, S.Pd
NIP.197610082008012019

GURU KELAS
SISKA ANITA OKTAVIANI, S.Pd
NIP.198010252008012015

K.A  PERPUSTAKAAN
ACHMAD YULIANTO.S.Pd.I

GURU MAPEL
MIMIT PRAMITA,S.Pd

GURU PENDAMPING
ROLIZ JULIAN AFFANDI, S.Pd

GURU PENDAMPING
UTARI PRASETYOWATI, S.Pd

OPERATOR SEKOLAH
SAIFUL AMAR, S.Sos

ADMINISTRASI SEKOLAH
LIDIA WINARTI

KA PRAMUKA
ESKA SEPTA RYANTO

 GURU PENDAMPING
ANZIL INDI MAGHFIROTIKA


 PENJAGA SEKOLAH
SUPARDI





Minggu, 01 Oktober 2017

GERAKAN PRAMUKA SDN CURAHPOH 2




Jambore adalah Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk Perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat yang paling ranting sampai tingkat nasional. Bahkan diduniapun diselenggarakan kegiatan serupa yang biasa disebut Jambore Dunia (World Scout Jamboree). Jambore di dunia berkembang ketika diselenggarakan pada Tahun 1920
di Inggris. Mulai dari itu sampai sekarang telah terselenggara 23 kali Jambore Dunia.

Siswa dan siswi SDN Curahpoh 2 juga turut mengikuti kegiatn jambore tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada Tanggal 29 September sampai Tanggal 01 Oktober 2017 dai lapangan Poncogati Kecamatan Curahdami Bondowoso
dalam kegiatan tersebut SDN Curahpoh 2 Mengeluarkan 2 Regu putra dan putri. Regu Mawar dan Regu Kuda Terbang,

Kepramukaan mempunyai fungsi sebagai berikut:

Kegiatan menarik bagi anak atau pemuda
Kegiatan menarik di sini dimaksudkan kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan. Karena itu permainan harus mempunyai tujuan dan aturan permainan, jadi bukan kegiatan yang hanya bersifat hiburan saja. Karena itu lebih tepat kita sebut saja kegiatan menarik.

Pengabdian bagi orang dewasa
Bagi orang dewasa kepramukaan bukan lagi permainan, tetapi suatu tugas yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian. Orang dewasa ini mempunyai kewajiban untuk secara sukarela membaktikan dirinya demi suksesnya pencapaian tujuan organisasi.

Alat bagi masyarakat dan organisasi
Kepramukaan merupakan alat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dan juga alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya. Jadi kegiatan kepramukaan yang diberikan sebagai latihan berkala dalam satuan pramuka itu sekedar alat saja, dan bukan tujuan pendidikannya.

TUJUAN PRAMUKA
Gerakan Pramuka bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia dengan tujuan agar;
  1. Anggotanya menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti dan kuat keyakinan beragamanya.
  2. Anggotanya menjadi manusia yang tinggi kecerdasan dan keterampilannya.
  3. Anggotanya menjadi manusia yang kuat dan sehat fisiknya.
  4. Anggotanya menjadi manusia yang menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia; sehingga menjadi angota masyarakat yang baik dan berguna, yang sanggup dan mampu menyelanggarakan pembangunan bangsa dan negara.  
Berikut beberapa kegiatan Pramuka SDN Curahpoh 2 dalam  Rangka Jambore Ranting Kecamatan Curahdami























Minggu, 06 Agustus 2017




GEBYAR PROKLAMASI KE 72 SDN CURAHPOH 2



Siswa-Siswi SDN Curahpoh 2 Turut serta mengikuti kegiatan berbagai macam lomba dalam Rangka Gebyar Proklamasi ke 72 di Kecamatan Curahdami
Aktifitas positif ini dapat membuat anak anak lebih bersemangat dalam mengikuti lomba ini. Dan banyak pelajaran yang bias diambil diantaranya mengajarkan anak untuk tepat waktu, kekompakan, kebersamaan dan kerja sama yang baik antar kelompok.


Lomba Gerak Jalan Regu I



 Lomba Gerak Jalan Regu II



 Lomba Gerak Jalan Regu III



 Lomba Gerak Jalan Regu IV



 Lomba Voly 




 Lomba Lari Jauh



KEGIATAN BIMTEK K13 DI SDN CURAHPOH 2


Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah dasar, perlu dilakukan pelatihan kepada semua pihak yang melakukan pembinaan, serta pendampingan terhadap pelaksana di tingkat satuan pendidikan, termasuk kepala seokolah, guru, serta pengawas. Bentuk peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan semua instruktur kurikulum mengikuti dinamika perkembangan kebijakan dan peraturan.

Merujuk perkembangan kebijakan kementerian, semua pelatih Kurikulum 2013 sekolah dasar, mulai narasumber nasional (NN), instruktur provinsi (IN), dan instruktur kabupaten/kota (IK) penyebutannya pada tahun 2017 disederhanakan menjadi Instruktur Kurikulum. Pelatihan Instruktur Kurikulum pada tahun 2017 perlu dilakukan dengan maksud untuk memberikan penyegaran dan updating terhadap perkembangan terbaru dalam bentuk bimbinga teknis. Dengan kata lain, pelatihan instruktur kurikulum di sekolah dasar dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis, sehingga mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Masukan, satuan jam yan dipakai dalam kegiatan bimbingan teknis adalah 60 menit.


Bimtek dan pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah dasar diselenggarakan secara terkoordinatif antara Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, LPMP, dan satuan pendidikan sesuai dengan tugas dan peran masing-masing. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar akan melaksanakan bimbinga teknis tim pengembang kurikulum 2013 sekolah dasar tingkat pusat yang terdiri atas instruktur kurikulum tingkat pusat dan provinsi, sedangkan LPMP akan menyelenggarakan bimbingan teknis terhadap instruktur kurikulum tingkat kabupaten/kota serta guru sasaran melalui kegiatan bimbingan teknis dan pendampingan.


Agar semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Bimtek dan pendampingan tersebut dapat menjalankan peran/tugasnya dengan baik, perlu disusun Panduan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 Sekolah Dasar. Panduan ini antara lain mencakup latar belakang, landasan hukum, tujuan, sasaran, pendanaan, konsep dasar bimtek, konsep dasar pendampingan, strategi pelaksanaan bimtek dan pendampingan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan. Dengan panduan ini diharapkan ada persamaan persepsi dan langkah pembinaan dalam melaksanakan bimbingan teknis dan pendampingan penerapan Kurikulum 2013 di sekolah dasar